Sarwandi Eka Sarbini -Mr.Magicvator-: The Miracle of You

Belajar dari Sang Pemenang

Ippho Santosa (Pakar Otak Kanan, Penulis), Sarwandi Eka Sarbini (Magicvator, Penulis), Felix Siauw (Penulis Buku Beyond The Inspiration)

The Miracle of You

Ciptakan Keajaiban dalam Diri Anda

Training Otak Kanan

Training Seharian bersama Mr. Magicvator

Karya Mr. Magicvator, Anda sudah baca?

Kunjungi Gramedia Terdekat atau Pesan lewat Management Magicvator SMS/WA: 089648969622 (Dapat TTD Penulis)

Training Smart Brain - Teknik Menghafal Cepat dan Melejitkan Daya Ingat!

Cek dan klik -> facebook.com/SarwandiEkaSarbini

Showing posts with label The Miracle of You. Show all posts
Showing posts with label The Miracle of You. Show all posts

Thursday, July 19, 2018

Mind-Set Bermasalah, Begini Solusinya!



Masih ada teman saya bertanya tentang apa itu mind-set? Sepertinya belum pernah baca Buku#TheMiracleofYou nih. Hehehe.

Well, sebagian besar dari Anda pasti sudah tahu maknanya, walau tidak bisa saya pungkiri ada juga yang belum paham. Izinkan saya menjelaskannya, boleh?

Sip. Jadi mind-set itu istilah sebuah pola pikir. Cara berpikir yang mengakar yang diyakini benar. Tumpukan pengalaman, trauma, sampai ilmu yang dipelajari lewat buku, mentor dan lainnya. Itulah yang membentuk pola pikir seseorang.

Penelitian menunjukkan: nasib ditentukan oleh kebiasaan hidup.

Sebuah kebiasaan hidup (kebiasaan baik/buruk) ditentukan oleh tindakan kecil yang rutin dilakukan setiap waktu.

Dan tindakan ditentukan oleh pikiran Anda. Karena keputusan Anda bertindak merupakan hasil berpikir Anda.

Jadi, ketika Anda mengubah pikiran Anda, Anda berarti akan mengubah nasib Anda jauuuh berbeda dari sebelumnya.

Untuk itu, dalam agama kita, Islam. Nabi berpesan dalam Hadits Qudsi, bahwa Allah berfirman: Inni inda dzonni abdi bii.

Yang artinya: Aku sesuai dengan prasangka hambaku kepadaku.

Bahasa kerennya: Allah itu Maha Membenarkan.

Maksudnya? Gini, kalau Anda mau melakukan sesuatu, contoh menjalankan proyek bisnis, lalu pikiran Anda mengatakan: sepertinya bakal gagal nih. Maka, di saat yang sama Allah menjawab: Benar! Maka gagallah Anda.

Tapi, kalau Anda berprasangka baik: sepertinya bakal sukses nih. Maka Allah pun membenarkan: Benar! Maka sukseslah kita.

So, berhati-hatilah dengan pikiran Anda.

Pesan untuk Anda agar selalu berprasangka baik: Banyak-banyak bersyukur atas apa yang sudah dimiliki, dan bersabar atas apa yang belum dimiliki.

Lalu, banyak-lah membaca buku pengembangan diri, ilmu agama, buku motivasi, dan buku positif lainnya. Dan novel inspiratif kalau Anda senang membaca novel. Bukan novel galau yaa? Dijamin itu juga membentuk jiwa Anda begitu dramatis. Hahaha.

Dan yang terpenting, berkumpullah dengan orang-orang positif. Masuklah ke komunitas yang sevisi dan sevibrasi dengan pikiran Anda. Agar pikiran Anda menjadi doa berjamaah dengan mereka. See? Alhamdulillah...

Mungkin itu dulu yaa. Kapan-kapan kita kupas tuntas lagi.

Salam, *Sarwandi Eka Sarbini.

Monday, March 5, 2018

Testimoni Masterpiece, The Miracle of You

Ingin Memiliki Buku Ini?


STOP!! Sebelum Anda memutuskan
memiliki Buku ini, baiknya Anda tahu
apa saja manfaat yang telah dirasakan
banyaknya Pembaca Buku The Miracle of You.
















DAN MASIH BANYAAAK LAGI!!
Boleh Baca Lebih Lengkap di 



Namun, sayang... Anda sudah tidak bisa mendapatkannya di Toko Buku Gramedia. Saya sengaja sudah menariknya dari Toko Buku. Karena Penulis secara Ekslusif langsung melayani Pemesanan langsung dikirim ke alamat Pembaca.

Dapatkan Book Sign Langsung dari Penulisnya. 

Dan dapatkan Secara Ekslusif Pesan Motivasi Menarik dan Boleh Request Sebut Nama Anda atau Seseorang di dalam Buku ini.

Mauuu?

Berapa Investasi untuk memiliki Buku ini?


SEGERA!! KLIK dan PESAN 

Promo ini Hanya Berlaku di Bulan Juni 2019

Wait!! Anda CUKUP berinvestasi HANYA
Rp. 48Ribu

Berlaku hanya HARI INI hingga 29 JUNI 2019
Hanya 3 HARI!! Segera!

Mauuuu....



Apresiasi dari Para Tokoh Atas 
Karya Sarwandi Eka Sarbini

Ust. Nasrullah (Magnet Rezeki)

Selly Giovani (Batik Trusmi Cirebon)

Andy F. Noya (Kick Andy)


Testimoni Lainnya terhadap Buku The Miracle of You:

“Anda harus membaca buku ini!”
Andre Raditya, Penulis Buku Best-Seller Life Sign dan Rezeki Level 9

“Buku ini sesungguhnya membuka jalan tol bagaimana merengkuh sebuah kesuksesan dengan kerja keras, kerja cerdas, dan kerja ikhlas, karena itu buku karya Sarwandi Eka Sarbini menarik dibaca bagi siapa saja!”
Bachtiar Adnan Kusuma, Gerakan Indonesia Membaca dan Menulis

“Saya menyarankan kepada mahasiswa untuk memiliki buku ini. Untuk dijadikan sebagai bahan rujukan dan sumber inspirasi meraih cita-cita dalam studi terlebih khusus lagi buat mahasiswa yang memang memiliki sense of business. Dengan buku The Miracle of You karangan Sarwandi Eka Sarbini bisa mempercepat mencapai tujuan.”
Dr. Abd. Aziz Ahmad, Dosen Pendidikan Seni Rupa UNM Makassar

“Kelebihan buku ini sangat penuh dengan referensi bernuansa Islam. Perpaduan semua ilmu yang menyatu dalam buku The Miracle of You.”
Bahtiar, S.TP, Penyiar Senior RRI Makassar 92.9 FM

Thursday, August 11, 2016

Tamparan Guruku

Ini kisah nyata saya sejak SMP, kelas 7 (kelas satu). Masih culun, tak tahu apa itu bolos.

Kata "bolos" baru saya tahu ketika seorang siswa tanpa izin tak hadir ke sekolah. Agak mirip dengan "alfa", hanya lebih ekstrim lagi, bolos disebut-sebut pulang sekolah sebelum jam pulang.

Suatu waktu, setelah seluruh pelajaran selesai. Masih ada 30 menit pagar sekolah baru akan dibuka.

Hanya ada kelemahan pada pintu/gerbang pagar belakang sekolah saya saat itu. Koyak dan mudah dilewati untuk keluar dari sekolah.

Nah saat itu juga, saya melihat seorang guru Bahasa Inggris sedang dikerumuni oleh banyak siswa, baik se-angkatan saya maupun senior.

Saya coba melihat apa yang sedang dibincangkan, tapi tampaknya tidak begitu menarik. Akhirnya saya memutuskan pulang saja ah.

Ketika saya hampir melewati pintu pagar, tiba-tiba suara keras memanggil saya, tanpa menyebut nama. "Woi, kesini!"

Saya pun belum merasa, bahwa saya yang dipanggil. Eh, siswa-siswa lain melihat saya, bertanda bahwa memang saya yang dipanggil.

Saya pun menghadap kepada guru ini (yang dikenal berpiawai tegas). Apa yang terjadi? Tanpa basa-basi, saya kena tampar! Sakit sekali.... duuuh. Ini pertama kali kena tamparan. 

"Kenapa keluar pagar? Ini baru jam berapa?" Tanya dengan suara marah guru ini.

Sambil menahan sakitnya bukan main. Saya jawab, "Sudah diizinkan pulang oleh Guru Bahasa Daerah, Pak."

"Tapi ini belum waktunya pulang. Siapa nama guru yang menyuruhmu pulang?" Tanya lagi dari guru ini.

Saya jawab, "Saya belum hafal namanya Pak."

Saya diketawai oleh seluruh siswa saat itu. Dan guru ini bertanya ke siswa yang lain, "siapa kira-kira gurunya?"

Akhirnya, ada yang menebak, dan saya pun mengiyakan. Iya itu Pak nama gurunya.

Setelah kejadian itu saya pun disuruh pergi dari kerumunan. Mendadak jadi terkenal sih sebenarnya. Hehehe. Tapi, parah.

Sambil berlari menjauh dari kerumunan, saya menangis tersedu-sedu. Sakiiiiit-nya tuh di sini. *di pipi dan di hati.

Ah, sudahlah. Saya menahan dendam. Saya tak lapor ke orang tua saya. Mungkin sampai saya pertama kali menulis kisah nyata ini, ayah saya pasti baru tahu bahwa saya punya pengalaman pahit sejak SMP seperti ini. "I'm sorry, Dad."

Setahun berlalu, ketika naik kelas. Saya pun mendapati guru yang menampar saya itu menjadi guru saya di kelas 8 (kelas 2 SMP). Antara mengingat masa lalu dan malu. Saya pun tetap ikut belajar jam kelasnya.

Apa yang terjadi? Saya lah satu-satunya siswa dengan nilai tertinggi di pelajaran Bahasa Inggris, nilai 95 dari seluruh siswa di kelas saya.

Guru ini malah menjadikan saya sebagai siswa favoritnya. Walah walah. Berbalik keadaan.

Ternyata, prestasilah yang membuat orang yang pernah benci sama kita menjadi suka.

Akhirnya, ketika akhir 2015. Saya baru berjumpa lagi dengan guru ini yang sudah hampir pensiun. Saya ngobrol pakai English. Seru juga.

Beliau pun tanya apa profesi/aktivitas saya saat ini. Saya jawab, salah satunya sebagai penulis. Dan juga mendirikan kursus Bahasa Inggris.

Beliau-pun meminta buku karya saya. Saya pun janji, kalau ketemu lagi saya akan beri satu buku.

Ketika saya sedang ke Kantor Pos, eh ketemu lagi sama Pak Guru. Hehe. Beliau menagih. "Mana nih buku yang dijanjikan?" (Tapi, pakai Bhs. Inggris).

Saya pun keluar kantor untuk ambil satu buku di dalam mobil, lalu masuk ke kantor lagi dan memberikannya ke beliau. Ini Pak, Buku The Miracle of You.

Sebuah buku yang terinpirasi dari pengalaman saya mencintai Pelajaran Bahasa Inggris. Dan membuat judul Bhs. Inggris, walau isinya Bhs. Indonesia. But, it's ok 'kan? Hehehe.

Alhamdulillah, penuh kebanggaan dan rasa senang di setiap ucapan Guru saya ini. Dan mendukung profesi saya. Sambil cium tangan. Saya minta pamit dulu.

Aha, sampai berita tentang kasus penamparan seorang guru terhadap siswa karena tidak kerjakan PR. Saya terinspirasi menulis kisah ini.

Satu makna yang saya ambil. Jangan dendam dan dengki terhadap gurumu. Malah, bisa jadi dia yang paling bangga kepadamu, selain orang tuamu.

Akhirnya saya saat ini rutin untuk memberi Pelatihan untuk Guru-Guru, seperti yang ada pada bit.ly/JagoTeachingTanpaPusing. Apa yang terjadi? Malah sekarang saya menjadi guru juga (istilah kerennya Trainer, untuk guru-guru lebih kreatif dan menyenangkan).


Dan ya, mungkin perbuatan tamparan itu tidak mengenakkan pada diri saya, akhirnya saya bertekad membuat pendidikan di Indonesia jadi lebih baik! Tanpa sentuhan fisik, walau masih ada praktek seperti itu. 

Mohon doanya, semoga perjalanan ini bisa sampai tujuan, menciptakan Guru yang Kreatif, Menyenangkan dan Ngangenin!

Terima kasih sudah menyimak tulisan ini. Semoga menginspirasi.

Salam Hangat,

Sarwandi Eka Sarbini


Setelah Mengisi Training Guru-Guru di Medan

Training Guru-Guru di Makassar

Ingin bekerjasama untuk penyelenggaraan Training ini untuk Guru-Guru di Sekolah Anda? Atau ingin jadi Tim Mr. Magicvator? Ayo kita mulai bekerjasama, 
WA/SMS: 085-242-533-592

Friday, April 4, 2014

Bukan Hanya Kupu-Kupu yang Bermetamorfosis!

Artikel ini akan membahas tentang mind-set atau paradigma.

Membangun mental kaya itu sangat penting. Dan hal ini membutuhkan proses. Sukses dan kaya itu efek samping saat kita membangun mental terlebih dahulu. Untuk itu, mari simak sebuah cerita hikmah dari seekor kupu-kupu yang telah melewati proses metamorfosis sejak menjadi seekor ulat. Begini kisahnya.
Seorang anak melihat sebuah kepompong yang sedang bersiap-siap berubah menjadi kupu-kupu. Saat calon kupu-kupu di dalam kepompong itu berusaha keluar, tampak ia sangat kesulitan. Anak ini tidak sabar ingin melihat kupu-kupu itu keluar dari kepompong. Karena ketidaksabarannya, dia pun masuk ke dalam rumah mengambil sebuah gunting. Apa yang dilakukannya? Dia berusaha memotong jalur proses metamorfosis kupu-kupu tersebut agar segera keluar dari kepompongnya. Niatnya memang ingin membantu. Tapi apa yang terjadi? Seharian anak tersebut merasa senang melihat kupu-kupu tersebut bisa terbang. Sayangnya, keesokan harinya dia mendapati kupu-kupu tersebut telah mati.

Apa hikmah dari kejadian di atas? Banyak di antara kita berusaha mengambil jalan pintas untuk sukses. Karena segala sesuatu itu ada prosesnya, nggak ada yang instan. Sekalipun itu mie instan, tetap saja masih butuh proses. Dari kisah anak tadi, dapat kita ambil pelajaran. Bahwa pada saat proses kupu-kupu itu berusaha keluar dari kepompongnya, dia sedang melatih otot-ototnya agar kuat dan siap untuk terbang dan hidup lebih lama. Istilahnya, kupu-kupu itu lagi fitness. He he he. Tapi karena belum waktunya dia sudah keluar, akhirnya tubuhnya tidak siap dengan lingkungan di luar kepompongnya.

Begitu pula dengan manusia, kalau mentalnya belum siap untuk sukses, ibarat membangun gedung 20 lantai. Dia langsung berada di lantai 20 tanpa melalui proses lantai pertama, kedua dan seterusnya. Maka tunggulah bangunan itu akan segera ambruk dan terjatuh. Kebanyakan dari orang saat terjatuh, malah stres sampai ada yang bunuh diri, menjadi tidak waras alias sakit jiwa. Kenapa? Karena mungkin pada saat dia mencapai kesuksesannya, hartanya, tahtanya tidak sesuai prosedur yang ada. Jalan pintas adalah jalan yang dilaluinya.

Sungguh berbeda dengan orang yang menghargai proses dan melatih mentalnya. Dia menikmati prosesnya. Jatuh bangun dalam bisnis. Tapi dia malah belajar dan lebih siap untuk mendapatkan hasil yang lebih baik. Istilahnya, bola yang dilempar jatuh ke tanah pasti akan melenting jauh lebih tinggi. Saat terjatuh maka Anda siap menjadi lebih baik. Asal belajar mengambil hikmah di balik setiap peristiwa, tidak cepat mengambil kesimpulan, tetapi mengevaluasi diri lagi.

Mental itu ibarat sebuah tanaman yang kita tanam di sebuah pot. Saat tanamannya masih kecil mungkin kita masih menaruhnya di pot yang kecil. Jika tanaman itu semakin tumbuh besar, dia tidak mungkin terus berada pada pot yang kecil itu. Terus apa yang harus Anda lakukan? Tentu saja Anda harus mencabut tanaman itu dan dipindahkan ke pot yang lebih besar, betul? Perlu Anda ketahui, proses memindahkan tanaman yang akarnya udah menyatu dengan tanah pada pot kecil itu penuh beban. Saat memindahkannya itu terasa tidak nyaman. Karena akarnya (mental) sudah lama tertanam pada lingkungan yang kecil.

Begitulah yang terjadi pada saat melatih mental kita menjadi lebih baik. Tidak mungkin kita tetap bertahan pada pot yang kecil, pasti hasilnya pun tetap kecil. Jika ingin hasil yang lebih besar, maka Anda harus siap dicabut akarnya (baca: mental) dan dipindahkan ke wadah yang lebih besar. Siaaaaap?
Semoga bermanfaat.

Salam Sukses Berkah


oleh  

Ingin berkomunikasi dengan saya, silakan follow Twitter: @Wanditata


_______________________
Jika artikel ini bermanfaat, klik menu "SHARE" di bagian bawah ya. Semoga bermanfaat juga bagi teman-teman Anda ^_^

Sunday, March 30, 2014

Order Paket Buku Otak Kanan Yuk!

Apakah Anda sering lupa benda yang Anda taruh?
Apakah Anda lambat dalam menghafal?
Apakah Anda pengguna otak kanan dominan atau otak kiri?
Sudah tahukah Anda 8 kecerdasan manusia?
Bagaimana menemukan gaya belajar sesuai dengan karakter otak kita?

Temukan jawabannya di Paket Smart DVD Interaktif 7 Metode Terlarang, karya Ardi 'Smart' Gunawan (Spesialis Otak Kanan, Penulis, Trainer dan Entrepreneur Muda). Apa saja yang Anda dapatkan dalam Audio Book ini?
  1. Apa itu Otak Kanan?
  2. Tes Otak Kanan dan Kiri
  3. 7 Metode Terlarang, Menghafal Cepat!
  4. Audio Book 7 Hari Cerdas dengan Otak Kanan
  5. Tes Gaya Belajar dan 8 Kecerdasan Multiple Intelligence
  6. Cara Kerja Otak
  7. Teknik Meringkas
  8. Bagaimana Menciptakan Keyakinan Positif
  9. Cara Membuat Goal Setting


Siapa yang harus membacanya?
- Pelajar (SD, SMP, dan SMA)
- Mahasiswa
- Guru dan Dosen
- Artis
- Dokter
- Pengacara
- Ibu Rumah Tangga
- PNS dan karyawan swasta
- Pengusaha


 

"Genius! Kalau ini yang Anda inginkan, maka Anda telah memegang buku yang tepat! Baca, terapkan. Niscaya dalam beberapa hari saja, terasa manfaatnya."
-Ippho Santosa (Penulis 7 Keajaiban Rezeki dan Pendiri Khalifah Group)-






"Buku yang sangat bermanfaat untuk kita semua. Mengutip kata Mas Ardi 'seperti cairan dalam bunga, ia akan diserap oleh kumbang untuk dijadikan madu, bermanfaat untuk kehidupan'"
-Teuku Wisnu (Artis Nasional)-







Harga Paket Smart ini secara Nasional dijual dengan harga Rp.250.000,-
Khusus untuk Anda yang memesan hari ini, diskon 36%!! 

Hanya: 
Rp.150.000,-

Dan dapatkan BONUS 1 Buah Buku The Miracle of You* senilai Rp.40.000,- (from the best selling author) karya Sarwandi Eka Sarbini. Telah dibaca oleh Ippho Santosa, Ardi Gunawan, Ust. Nur Maulana, Abdul Haque, Hamzah Izzulhaq, Farid Poniman, dll. Testimoni pembaca se-Nasional klik di sini.



“Buku The Miracle of You memiliki pembeda abadi yang sangat luar biasa! Mampu membangkitkan raksasa dalam diri pembaca, membuka potensi yang selama ini tertutup. Baca dan terapkan, niscaya keajaiban itu terjadi dalam hidup Anda. Salam kanan.”
-Ardi Gunawan, Penulis Buku 7 Metode Terlarang & Keajaiban Asmaul Husna-

Ingin memiliki Paket Smart ini?**
Silakan SMS: Nama lengkap _ Alamat Lengkap _ email
Kirim ke 0896-4896-9622


Belum termasuk ongkir:
Daftar ongkir untuk wilayah:
Jabodetabek: Rp.20.000,-
Pulau Jawa dan Kalimantan: Rp.35.000,-
Pulau Sumatera dan Irian Jaya: Rp.40.000,-

Info harga wilayah lainnya?
Silakan cek dan SMS ke nomor di atas...

Ingat! Mohon lampirkan 3 angka terakhir dari nomor hape Anda saat men-transfer.
Contoh: Nomor hape 081-234-589-910
Cara transfernya untuk wilayah Jabodetabek, Rp.170.910,-
3 nominal terakhir adalah 3 angka terakhir dari nomor hape Anda.

 
Proses transfer langsung ke rekening Sarwandi Eka Sarbini:
1102200815 (BCA)


Terima kasih telah berkunjung ke blog ini... ^_^

Salam Kanan, Salam Sukses Berkah.



NB:
*Promo terbatas hingga tanggal 5 April 2014
** Pemesanan 3 Buah Paket Smart dapatkan bonus 4 Buku The Miracle of You dan Free Ongkir ke seluruh Indonesia!!

Sunday, June 23, 2013

Talkshow Buku The Miracle of You "Memulai Bisnis tanpa Modal!"

Talkshow Buku The Miracle of You, Ciptakan Keajaiban dalam Diri Anda! Rekaman langsung dari FajarTV (Stasiun Televisi Kota Makassar), dengan tema "Memulai Bisnis tanpa Modal (Uang)". Dengan segala kerendahan hati, mari simak video berikut ini ^_^



Sunday, April 14, 2013

Tips untuk Menghadapi dan Memastikan Lulus Ujian Nasional


Setiap orang berhak untuk berhasil, apalagi untuk lulus di Ujian Nasional. Teman-teman telah ikhtiar belajar, ikut les tambahan belajar seusai jam sekolah, try out UN, dan sering mengulang-ulang mengerjakan soal yang dimungkinkan akan keluar di UN kelak. Itulah beberapa bagian dari ikhtiar, alhamdulillah.


Nah kali ini, Kakak Sarwandi akan memberikan tips untuk lebih memastikan kelulusan teman-teman di Ujian Nasional kelak, dan ini tidak mengada-ada! Karena Allah azza wa jalla yang menjamin kelulusan itu. Bagaimana caranya? Baiklah, mari simak dengan seksama. Cekidot!

Berdasarkan ilmu yang saya tulis dalam buku “The Miracle of You, Ciptakan Keajaiban dalam Diri Anda!”, ada tiga mata uang untuk membeli kesuksesan dan lulus UN, yakni Ikhtiar, Doa, dan Amal.

1. Ikhtiar

Manjadda wajadaa, “Barangsiapa yang bersungguh-sungguh maka dia akan berhasil.” Petuah ini adalah mantra yang sangat penting dibatinkan dalam setiap ikhtiar kita. Ikut les tambahan udah, ikut try out berkali-kali udah, apa lagi ya? Nah baca mata uang berikutnya.

2. Doa

Nabi menegaskan, “Doa adalah senjata kaum muslimin.” Kekuatan doa itu dijadikan sebagai senjata utama bukan senjata cadangan! Sebelum dan sesudah menghadapi ujian tetap menggunakan kekuatan doa. Namun alangkah bagusnya jika dimulai hari ini dengan memperbanyak doa. Salah satu doanya, “Allohumma yassir walaa tua’assir” artinya, “Ya Allah, mudahkanlah (ujianku) dan janganlah mempersulitnya.”



Bukankah Allah yang memerintahkan kita untuk berdoa, “Berdoalah kepadaKu niscaya Kuperkenakan doamu.” Itu janji Allah. Bukankah setiap sholat, kita membaca Al-Fatihah dan membatinkan ayat-ayat ini, “Hanya kepada Engkaulah kami menyembah dan hanya kepada Engkaulah kami mohon pertolongan.”



Allah tidak akan pernah menginkari janjiNya kepada hamba-hambaNya yang yakin dan menyembah selalu kepadaNya. Maka gantungkanlah segala harapan kepadaNya, murnikan tauhid untuk berharap hanya kepada Allah azza wa jalla semata. “Inna ma’iya Robbi sayahdin” Cukuplah Allah sebagai penolong kita.



Untuk memperkuat doa itu diijabah oleh Allah, maka perkuatlah dengan memperbanyak sholawat di dalam doa. Karena salah satu syarat sahnya doa itu diterima, selain banyak mengucap syukur kepada Allah, maka sandingkanlah dengan sholawat kepada Nabi Muhammad shollallahu ‘alaihi wasallam. Karena Allah akan bersholawat kembali kepada kita, dan hal ini memudahkan doa kita diijabah olehNya. “Allohumma sholli wasallim ‘ala Muhammad.” Ya Allah sampaikanlah sholawat dan salam kepada Nabi Muhammad.



Untuk memperkuat doa itu lebih terijabah, gunakan teknik afirmasi berikut ini. Silakan ambil kertas putih dan pulpen, setelah itu buatlah tulisan doa seperti gambar ini:






Kalau udah buat seperti itu, tempelkanlah di samping cermin kamar Anda. Setiap malam sebelum tidur, dan sebelum berangkat ke lokasi Ujian Nasional maka bacalah dengan suara yang lirih dengan penuh penghayatan. Hal ini akan lebih visual dalam pikiran. Sebagaimana dalam hadits Qudsi, Allah azza wa jalla berfirman, “Aku sesuai dengan prasangka hambaKu.” Doa yang tertulis dalam kertas itu adalah bentuk memperkuat prasangka baik kita kepada Allah, dan Allah akan mengabulkan prasangka yang baik itu pula. Positive thinking dan positive feeling, itulah kuncinya! Catatan penting: Lakukan afirmasi ini selama menanti pengumuman kelulusan dari sekolah.



Nah, untuk memastikan dan betul-betul memperkuat kepastian lulus UN itu, nah mata uang yang berikut ini akan menggaransinya. Dan ini pasti dan pasti terjadi!


3. Amal

“Beli semua kesulitanmu dengan sedekah!” ini sabda Nabi dari Anas bin Malik. Ali bin Abu Thalib berpesan, “Pancinglah rezekimu dengan sedekah.” Lulus Ujian Nasional adalah rezeki. Untuk bisa memancingnya, maka pancinglah dengan amal kebaikan. Seperti yang ditegaskan oleh Nabi, sedekah!



Sedekah uang, sedekah barang kesayangan, maka Allah akan menggantinya yang lebih baik dengan kelulusan dan nilai yang bagus di Ujian Nasional. Ini janji Allah dan RasulNya. Dan balasan sedekah itu lebih pasti daripada hukum gravitasi bumi. Segala benda yang terlempar ke atas pasti akan jatuh kembali ke bumi. Sedekah itu lebih pasti, karena dalam Al-Qur’an dan Hadits selalu disebutkan, ini menandakan penegasan yang tidak bisa dibantah! Allah yang menjaminnya, bukan saya.


Kadang nih, ada yang bernadzar, kalau lulus UN maka akan berpuasa sekian hari. Mestinya dibalik caranya, berpuasalah terlebih dahulu sebelum pengumuman maka Allah kasih pengumuman yang mengejutkan, yakni kelulusan. Jadi, puasanya dibayar di depan, bukan di belakang pas pengumuman. Ini salah satu amal yang harus dipahami. Lagian, bernadzar itu nggak diwajibkan di dalam Islam, bahkan ada ulama yang melarangnya. Yang benar gimana? Mestinya beramal-lah untuk memenuhi hajat, bukan nanti terpenuh hajat baru beramal. 

Begitupula dalam sedekah. Jangan nanti lulus UN baru bersedekah, justru bayarlah dengan mata uangnya (baca: sedekah) di depan, maka kita pun pasti akan mendapatkan apa yang kita hajatkan, dalam hal ini lulus UN. Jadi, bersedekahlah di awal, maka akan dituai hasilnya di akhir. Siap laksanakan? Kalau siap, cek di dalam kantong celana dan baju atau dalam dompet, silakan sedekahkan dan niatkan kepada Allah semata agar membalas dengan lulus Ujian Nasional.



Ada yang nyeletuk, “kan gak boleh berharap dengan beramal, beramal dengan berharap!” Siapa bilang? Memang, gak boleh kalau berharapnya sama tuyul, manusia, atau dukun. Itu jelas-jelas tidak boleh. Tapi kalau berharap kepada Allah boleh gak? Ya tentu saja boleh! Justru berharap kepada Allah bagian dari keimanan, itulah Ar-Roja’ (Harapan). Kepada siapa lagi kita harus berharap kalau bukan kepada Allah!



Ada yang bertanya, “Kalau uang jajan boleh gak disedekahkan?” Uang jajan saja boleh dijajanin, apalagi disedekahkan, tentu saja boleh, gimana sih! Hehehe. Nah sekarang action deh sedekahnya!



Selain sedekah, untuk mempertajam kekuatan doa dan afirmasi ini, maka sholat Dhuha dan Tahajjud adalah bagian dari mata uang ini. Pastikan lebih awal untuk tidur di malam hari agar lebih cepat terbangun di sepertiga malam. Dan pastikan pula pada saat tiba di sekolah, jika ada waktu 15 menit di antara pukul 08.00 – 11.00  pagi WIS (Waktu Indonesia Setempat) maka sempatkanlah ke Masjid sekolah untuk sholat Dhuha. Berapa rakaat? Saran saya, 6 rakaat (2 rakaat kali 3).



Nah, apalagi disempurnakan dengan Tahajjud, karena Tahajjud itu Tiba-tiba hajat terwujud! Coba aja, powerfull! Jika semua mata uang ini diamalkan, sedekah + Dhuha +Tahajud = rezeki bakal datang terkejut-kejut! Dan niatkanlah karena Allah untuk lulus Ujian Nasional tahun ini! Bismillah.



Semoga tips ini dari saya bermanfaat untuk adek-adekku yang akan menghadapi UN, dan doa saya agar semua yang ikut Ujian Nasional bisa lulus dan dapat nilai rata-rata di atas 85! Aamiin ya Rabb.

Pesan saya, sebaik-baik ilmu yang diamalkan, dan sebaik-baik teori yang dipraktekkan! Semangat dan selamat mempraktekkan tips di atas. ^_^ 





Mau tanya jawab? boleh lewat WhatsApp. Save Nomor ini ya: 089-648-9696-22 (Sarwandi Magicvator).

atau silakan beri komentar di bawah. :)